Jumat, 09 Maret 2012

Hati-hati Mengkonsumsi Air Isi Ulang

Distributor air isi ulang yang kini marak di permukiman warga lanjutnya, sebagian besar hanya bermodal tong penyimpanan besar dan mesin pompa. Termasuk belum ada alat untuk membersihkan ataupun memastikan air yang diisi ulang ke galon milik warga layak konsumsi.

Tak heran sebagian masyarakat kini semakin banyak menggunakan air isi ulang. Karena pada saat ini masyarakat membutuhkan hal-hal yang praktis. Tapi, jangan sampai mengorbankan kesehatan anda karena mengkonsumsi air isi ulang tersebut. Meski depot-depot Air Minum Isi Ulang tersebut mendaur air bersih dengan standar yang ada menggunakan alat penyaring seperti ultraviolet atau bahan lainnya, namun belum jaminan bakteri-bakteri terutama E.coli akan hilang.

"Rata-rata 50 persen air isi ulang tersebut mengandung bakteri E.coli, karenanya masyarakat disarankan untuk memasaknya kembali sebelum diminum," ujar Dr R Budi Haryanto, SKM, MKes, MSc .

Jika tidak higienis air isi ulang bisa menimbulkan diare. Sebab air sangat mudah terkontaminasi dengan bakteri. Artinya walaupun air tersebut disebut-sebut bersih tapi harus tetap dimasak sebelum diminum. Diare menduduki peringkat kedua sebagai penyebab kematian balita dan balita yang minum air tercemar akan memiliki risiko lebih tinggi. Fenomena ini menunjukkan pentingnya metode pengolahan air yang efektif dan efisien, sehingga air yang dikonsumsi bisa terbebas dari mikroorganisme berbahaya.


Arang Bagi Kesehatan

Arang adalah hasil dari sisa pembakaran yang banyak mengandung karbon. Arang juga memiliki sifat “adsorption” (penyerapan dengan menempelkan bahan yang diserap, bukan absorpsi). Arang dapat menyerap timah asetat, strychnine, DDT,banyak obat-obatan (termasuk kokain, iodine, penicillin, aspirin, phenobarbital), dan bahan-bahan anorganik (klorin, timah dan merkuri). Arang dapat menyerap ribuan kali beratnya sendiri zat-zat berupa gas, logam berat, racun-racun dan bahan-bahan kimia lainnya; sehingga merupakan bahan yang efektif dan tidak berbahaya. Para dokter Mesir kuno, juga Hippokrates (tabib Yunani) menyarankan penggunaan arang untuk pengobatan. Orang-orang Indian Amerika Utara menggunakannya untuk penyakit masuk angin dan infeksi kulit. Arang menyembuhkan bengkak dan memar. Sebuah penelitian di tahun 1981 menemukan bahwa arang aktif mengurangi jumlah gas yang dihasilkan akibat makan kacang-kacangan dan makanan pembentuk gas lainnya. Arang menyerap kelebihan gas bersama dengan bakteri yang membentuk gas tersebut. Arang aktif membantu mengurangi nafas bau, karena arang membersihkan bau mulut maupun saluran pencernaan. Arang juga membantu membersihkan darah. Arang meringankan gejala diare karena tegang, diare di perjalanan (turista), kejang usus besar, radang pada pencernaan dan lambung.
sumber: #
http://artihidupku.com/home/index.php?option=com_content&view=article&id=601:berbagai-manfaat-arang&catid=4:hidupsehat&Itemid=23

Tugas Bahasa Indonesia

Penalaran
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
contoh: Seorang anak yang baru lahir masih suci. Baik buruknya anak tersebut kelak antara lain bergantung pada bagaimana cara oran tua mendidiknya, pengaruh orang-orang terdekat dan lingkungannya. Demikian pula kertas putih yang belum bernoda, akan menjadi apa kertas tersebut tergantung pada apa yang akan kita goreskan pada kertas putih tersebut

Metode induktif

Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti. Generalisasi adalah bentuk dari metode berpikir induktif. Contoh:

Jika dipanaskan, besi memuai.
Jika dipanaskan, tembaga memuai.
Jika dipanaskan, emas memuai.
Jika dipanaskan, platina memuai.
maka: Jika dipanaskan, logam memuai.

Metode deduktif

Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.

Contoh: Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.

contoh: Laptop adalah barang eletronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi,

DVD Player adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi,

Generalisasi : semua barang elektronik membutuhkan daya listrik untuk beroperasi.

# sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran

http://mey-82.blogspot.com/2010/03/penalaran-deduktif.html

Minggu, 20 November 2011

Gara-gara Ponsel

Pada zaman sekarang ponsel merupakan hal umum yang sudah beredar di masyarakat. Banyak orang yang memiliki berbagai jenis ponsel, tablet, dan alat komunikasi lainnya,
Teknologi yang memudahkan kita di segala bidang ternyata juga menyebabkan penyakit yang terkadang tidak kita sadari. Salah satunya, pengunaan smartphone atau tablet dapat menyebabkan sakit di seputar leher atau "text neck". Kondisi ini sering dijumpai akibat orang lebih sering menundukkan kepala ketika menggunakan telepon seluler, layar komputer atau tablet.

Gangguan ini disebabkan peregangan leher dalam jangka panjang yang dapat menyebabkan kerusakan permanen artritis jika tidak dirawat. Para ahli mengatakan, semakin populer penggunaan smartphone dan tablet membuat kasus ini meningkat karena cedera regangan meningkat.

Dalam kondisi parah, otot-otot ini akan tertekuk sehingga akan menyakitkan jika diluruskan ke posisi yang benar. Hal ini karena sendi dan jaringan di leher tak dibangun untuk dapat menahan posisi membungkuk dalam waktu yang lama, sehingga akan menyebabkan rasa nyeri jika terlalu banyak tekanan. Kondisi ini juga dapat menyebar ke sakit kepala, lengan bahu, dan nyeri pergelangan tangan.


Hati-hati Para Penggemar Minuman manis

Anda penggemar minuman manis? Ada baiknya mulai sekarang Anda lebih waspada karena riset terbaru menunjukkan, kebiasaan mengonsumsi minuman manis karena selain penyakit diabetes minuman manis juga dapat meningkatkan risiko mengidap penyakit jantung.

Menurut hasil penelitian terbaru yang dipresentasikan pada American Heart Association (AHA) Scientific Session 2011 di Orlando, Florida, AS, kaum Hawa yang mengonsumsi dua gelas atau lebih minuman manis setiap hari, bahkan jika mereka memiliki berat badan normal, mengalami peningkatan risiko penyakit jantung dan diabetes. Minuman manis yang dimaksud di sini adalah minuman seperti soda berkarbonasi atau air dengan tambahan gula.

Peneliti mengatakan, studi sebelumnya telah mengkaji dan menemukan hubungan antara minuman manis dan obesitas, lemak darah tinggi, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Tetapi studi besar kali ini menunjukkan, ada hubungan antara minuman manis dan faktor risiko kardiovaskular, kata para peneliti.

Dalam sebuah pernyataan, Shay mengatakan, perempuan yang minum lebih dari dua gelas minuman manis sehari ukuran pinggangnya bertambah, tetapi belum tentu mengalami kenaikan berat badan.

"Kebanyakan orang berasumsi bahwa individu yang mengonsumsi banyak minuman pemanis memiliki peningkatan obesitas, yang pada gilirannya, meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. Meskipun hal itu benar, namun penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko untuk penyakit jantung dan stroke tetap ada bahkan jika perempuan tidak mengalami kenaikan berat badan," tambahnya.

Senin, 14 November 2011

Cerpen: Tujuh

Pada suatu hari, disebuah desa terpencil nun jauh disana terdapat keluarga petani yang baru saja melahirkan seorang putera yang diberi nama Tujuh. Ketika beberapa tahun kemudian ia menginjak umur 17 tahun. Ia sering di ejek oleh teman-temannya karena memiliki nama unik tersebut. Pada suatu saat ia pergi ke sebuah hutan yang terkenal angker. Disana Tujuh berdoa kepada dewa, dan dewa pun menghampirinya.

Dewa berkata: “Mengapa kamu menangis sendirian disini?”

Tujuh pun membalas: “ Saya sudah muak , teman-teman saya mengolok-olok saya karena nama saya unik”.
Dewa:” Jadi, apa yang harus saya lakukan untuk membuat kamu tidak menangis lagi?”

Tujuh: “ Saya ingin Dewa memberikan mereka hukuman bagi yang memanggil nama saya’Tujuh’”.

Dewa : “ Hukuman apa itu?”.

Tujuh: “ terserah Dewa saja “.

Dewa : “Baiklah, saya akan memberikan hukuman bagi yang memanggil kamu dengan nama ‘Tujuh’ ia akan buang air seketika.”

Tujuh: “ Baiklah Dewa, Terima kasih telah mengabulkan permintaanku”.
Tujuh pun pulang ke desanya, setelah ia kembali banyak yang menyapanya, kemudian warga yang memanggilnya Tujuh ia buang air seketika. Tujuh pun puas Doanya dikabulkan oleh Dewa.

Suatu saat ia sakit, ia langsung dibawa ke Rumah sakit , Di Rumah sakit dokter pun bertanya “ Siapakah nama pasiennya?”

Temannya menjawab: “ Setelah angka 6 dokter”. Dokter pun bingung, ia menanyakan ke teman yang satu lagi, “Siapa nama pasien yang sakit?”.

Teman yang satu lagi menjawab: “Sebelum angka 8 dokter”. Dokter pun menyimpulkan : “ Oh, jadi nama pasiennya Tujuh ya?” dan dokter itu pun buang air seketika.
Temanya Tujuh pun memberi tahu dokter : “Makanya,saya tidak berani memberi tahu nama dia, karena akibatnya seperti itu”.

Minggu, 06 November 2011

Pentingnya Mengingat Sebuah Nama

Nama bisa jadi adalah sebuah do'a yang diberikan orang tua kepada anaknya. Seberapa pentingkah mengingat nama? “Apa gak ada kerjaan lain selain mengingat nama?” begitu mungkin salah satu jawaban orang yang apatis. Namun gara-gara lupa nama anda bisa dicap pelupa atau sombong. Gara-gara lupa nama, perusahaan bisa kehilangan calon konsumen, bahkan bisa menderita kerugian. Ada beberapa cara sederhana yang bisa diterapkan ketika berkenalan. Aturan ini mendasarkan pada kenyataan bahwa nama adalah salah satu milik paling berharga dari seseorang. Buktinya, kebanyakan orang senang jika mendengar namanya diucapkan orang lain. Maka, bukanlah hal yang memalukan untuk meminta lawan bicara mengulang penyebutan namanya:

1. Pastikan Anda mendengar seseorang menyebutkan nama dengan cukup jelas. Jika Anda tak yakin akan tulisannya, cobalah untuk mengeja. Jika benar, akan membuat senang si pemilik nama. Jika salah, dia pasti akan membetulkan. Cara ini akan “memaksa” Anda memasukkan nama lawan bicara ke dalam memori Anda.

2. Jelaskan apa pun yang Anda ketahui perihal nama lawan bicara, misalnya mengingatkan nama Dewi kepada “Dewi Sri” atau “Dewi Fortuna”, nama Sandra dengan “sandera”. Dalam hal ini anda harus pegang keyword yang mudah diingat.

3. Mintalah yang bersangkutan mengeja namanya. Jika ada hal aneh dalam nama itu, atau mengingatkannya pada nama seseorang atau bahkan Anda belum pernah mendengar nama itu sebelumnya, jelaskanlah. Satu atau dua keterangan akan mempermudah masuk ke dalam memori Anda. Misalnya, nama Sugiharto dipisah menjadi “Sugih” (kaya) dan “arto” (uang), nama Rano dipisah menjadi “Ran/Run” dan “no”, nama Pingkan dipisah menjadi “pink” (artinya merah jambu) dan “an”.

4. Setelah terjadi pembicaraan, sebutkan nama itu sesering mungkin menurut keperluan.

5. Di akhir pembicaraan, sebutkan nama saat perpisahan.

Jika cara-cara di atas Anda jadikan kebiasaan, seaneh dan sesulit apa pun nama baru Anda temui, tak lagi jadi persoalan berarti. Semoga dengan bisa mengingat nama orang bisa mendatangkan rezeki buat anda.